Kartu Prakerja

BATAMBANGET.com – Kartu Prakerja Gelombang 18 akan segera dibuka pendaftarannya. Pemerintah sudah menambah anggaran penyelenggaraan Kartu Prakerja sebesar Rp 10 triliun untuk menjangkau 2,8 juta peserta. Sehingga total anggaran pemerintah dialokasikan untuk Kartu Prakerja adalah sebesar Rp 30 triliun.

Kartu Prakerja menjadi salah satu jaringan pengaman sosial masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Sembari menunggu dibukanya pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18, ada baiknya terlebih dahulu menyimak syarat dan cara daftarnya.

 

Yang Mau Ikut CPNS, Simak Passing Grade SKD Pengadaan PNS 2021

 

Syarat Daftar Kartu Prakerja

– Warga negara Indonesia (WNI)

– Berusia paling rendah 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal

– Merupakan pencari kerja, korban PHK, atau wirausaha

– Bukan merupakan anggota TNI/Polri, ASN, anggota DPR/DPRD, BUMN/BUMD, kepala desa dan perangkat desa, serta pejabat BUMN/BUMD

– Tidak sedang menerima bantuan pemerintah baik berupa BLT, BPUM, atau bantuan pemerintah lain

– Dalam 1 kartu keluarga hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) NIK yang menjadi penerima Kartu Prakerja.

 

Set Top Box (STB) Gratis Dari Pemerintah, Mulai Agustus 2021 TV Analog Pindah ke TV Digital, Berikut Jadwalnya

 

Cara Daftar Kartu Prakerja

– Buka www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer

– Siapkan nomor Kartu Keluarga (KK) serta NIK KTP, masukkan data diri, dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pembuatan akun

– Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online

– Klik “Gabung” pada gelombang yang sedang dibuka

– Nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi Gelombang melalui SMS.

 

Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin di Pedulilindungi.id

 

Melalui program Kartu Prakerja gelombang 18, masyarakat akan mendapatkan uang bantuan senilai Rp 3,55 juta. Uang tersebut terdiri atas insentif pelatihan senilai Rp 1 juta, uang tunai sebesar Rp 2,4 juta yang diberikan sebesar Rp 600.000 dalam empat bulan sebagai insentif pasca pelatihan, serta insentif survei Rp 150.000 untuk tiga kali survei.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah memang berencana untuk melanjutkan program Kartu Prakerja pada semester II-2021 ini. Hal tersebut seiring dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pun mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk 2,8 juta peserta baru. Rencananya, kelanjutan Kartu Prakerja akan dieksekusi pada Juli-Agustus 2021.

 

Setelah Eropa, Kini Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi Note 10 5G Di Indonesia

 

“Program Kartu Prakerja untuk 2,8 juta peserta juga bisa dieksekusi di Juli-Agustus,” ujar Sri Mulyani ketika memberikan keterangan pers seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

Saat ini, pihak manajemen pelaksana program (PMO) Kartu Prakerja pun sedang berkoordinasi dengan Komite Cipta Kerja untuk keberlanjutan program Kartu Prakerja gelombang 18. (*)

——

Yuk Join Medsos Batambanget

Like Fanpage Facebook: batam banget

Add Official Line:@batambanget

Follow Twitter: @batambanget

Instagram: @batambanget