Sony Alpha ZV-E10

BATAMBANGET.com – Kamera Sony dikenal dengan hasil videonya yang terbaik. Dan Sony Alpha ZV-E10 dirancang sebagai kamera ideal untuk vlogger dan content creator pemula yang ingin mendapatkan hasil profesional.

Jika seorang vlogger atau content creator sudah mendapatkan audiens di channel YouTube-nya, maka yang dilakukan selanjutnya biasanya ini mencari kamera lebih baik untuk membuat hasil videonya lebih sinematik, lebih profesional, dan lebih nyaman ditonton.

Apple Resmi Umumkan Harga Dan Spesifikasi iPhone 13 Pro Dan 13 Pro Max

Tapi, tentu saja, pilihan mereka dibatasi oleh bujet. Dan bujet “aman” untuk mencari kamera profesional bagi pemilik channel yang baru tumbuh mungkin ada di angka Rp 10 jutaan. Tidak terlalu mahal, juga tidak murahan.

Kamera ini dibanderol USD700 (Rp 10 juta) body only atau USD800 (Rp 11,6 juta) jika membelinya dengan lensa kit Sony 16-50mm f/3.5-5.6 OSS. Ini termasuk harga yang cukup wajar.

Lantas apa keunggulan kamera ini dibanding produk yang ada di pasaran?

Alpha ZV-E10 memiliki fitur khusus video yang populer di ZV-1. Termasuk, fitur “Background Defocus” yang dapat beralih antara latar belakang buram (bokeh) dan tajam dengan mulus.

Oppo Reno6 5G Dan Oppo Reno6 Pro 5G Rilis Di Indonesia, Ini Harga Dan Spesifikasinya

Juga, mode “Product Showcase Setting” yang memungkinkan kamera mengalihkan fokus dari wajah subjek ke objek yang disorot secara otomatis.

Menurut Presiden Direktur PT Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama, Alpha ZV-E10 merupakan alat ideal untuk para kreator foto dan video yang ingin naik kelas. Misalnya, mulanya mereka hanya memakai kamera ponsel, action cam, atau kamera saku digital. Sekarang, ingin naik kelas ke konten yang lebih sinematik.

Sony Alpha ZV-E10

Nah, menariknya, Sony menaruh perhatian besar pada kebutuhan video. Bisa dilihat dari ukurannya yang ringkas, dengan barat hanya 343 gram. Sehingga mudah dibawa saat traveling.

Lalu, desainnya pun video-first, misalnya dengan Layar LCD Vari-angle bukaan samping yang memungkinkan kreator menghubungkan mikrofon eksternal di atas kamera.

Dampaknya, pengguna bisa melihat layar dalam mode pengambilan gambar selfie, serta dari sudut tinggi dan rendah.

Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 Resmi Diluncurkan Di Indonesia, Cek Harganya

Selain layar, kamera Alpha ZV-E10 juga didukung dengan berbagai fungsi lain untuk menunjang merekam video. Misalnya termasuk tombol Still/Movie/Slow dan Quick motion baru yang terletak di atas kamera. Sehingga mempermudah kreator mengubah antara mode pengambilan gambar.

Untuk perekamannya sendiri sudah mendukung video 4K dan Slow Motion dengan gambar berkualitas tinggi (FHD 120p).

Kemudian, sudah ada stabilisasi gambar elektronik untuk membantu saat ngevlog sambil berjalan atau dengan satu tangan. Klaim Sony juga ada teknologi AF (autofokus) cepat dengan performa pelacakan yang sangat baik.

Sony mengklaim bahwa Alpha ZV-E10 direkomendasikan tidak hanya untuk kreator konten kelas atas tetapi juga untuk perekaman video kasual, foto snap sehari-hari dan bahkan untuk pemula.

Masjid Cheng Hoo Batam, Bangunan Berornamen Kental Khas Tiongkok

Berikut Beberapa Fitur Unggulan Sony Alpha ZV-E10:
● Perekaman film 4K internal melalui pixel readout penuh tanpa pixel binning
● Codec XAVC S kecepatan bit tinggi pada 100Mbps saat perekaman 4K
● Slow & Quick Motion
● Perekaman Full HD berkecepatan tinggi pada 120 fps
● Pengambilan gambar interval untuk video time-lapse yang menakjubkan
● Hybrid Log-Gamma (HDR) / S-Gamut3.Cine / S-Log3, S-Gamut3 / S-Log3

Konsumen bisa mendapatkan Alpha ZV-E10 melalui pre-order yang telah dimulai pada tanggal 29 September hingga 17 Oktober 2021. Sony Alpha ZV-E10 akan hadir di Indonesia pada bulan November 2021. Kamera tersebut akan tersedia dalam dua pilihan warna yakni hitam dan putih. (*)

—–

Yuk Join Medsos Batambanget

Like Fanpage Facebook: batam banget

Add Official Line:@batambanget

Follow Twitter: @batambanget

Instagram: @batambanget