Ilustrasi dot bayi
BATAMBANGET.com – Salah satu cara yang kerap dilakukan orang tua untuk menenangkan bayi yang sedang rewel adalah dengan memberikan dot bayi atau empeng.
Dot bayi kerap digunakan untuk menenangkan bayi saat ia rewel. Namun, penggunaan dot bayi masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Ada yang beranggapan bahwa dot bayi dapat memberikan manfaat, tetapi ada pula yang menganggapnya berisiko.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa bayi umumnya memerlukan sesuatu yang dapat dimasukkan ke mulutnya, bahkan saat ia tidak merasa lapar. Itu sebabnya dot bayi banyak menjadi pilihan orang tua.
Tahu Nggak? Kesalahan Saat Mencuci Piring, Berbahaya Bagi Kesehatan Lo
Meski demikian, orang tua perlu mengetahui bahwa ada manfaat dan risiko yang dapat terjadi di balik penggunaan dot bayi.
Bayi meninggal mendadak atau dikenal dengan istilah sudden infant death syndrome (SIDS) merupakan kondisi yang dapat dialami bayi di bawah usia 1 tahun dan umumnya terjadi tanpa gejala.
Beberapa penelitian menyatakan bahwa penggunaan dot dapat mengurangi risiko terjadinya kondisi ini. Namun, pernyataan tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Dot bayi kerap menjadi pilihan mudah dan praktis untuk menenangkan bayi yang rewel dan membantunya lebih cepat tertidur.
Selain itu, dot atau empeng juga bisa menjadi pengalih perhatian bayi, terutama saat ia akan menjalani berbagai prosedur kesehatan, seperti imunisasi atau tes darah.
Saat mengalami perubahan tekanan udara, misalnya saat perjalanan jauh dengan pesawat, orang tua dapat memberikan bayi dot atau empeng agar ia tidak rewel.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi yang menggunakan dot atau empeng memiliki risiko lebih besar mengalami infeksi telinga. Oleh karena itu, sebaiknya batasi penggunaan dot bayi hingga usianya menginjak 6 bulan.
Masalah gigi yang disebabkan oleh penggunaan dot bayi sebelum anak berusia 2 tahun, biasanya dapat hilang dengan sendirinya setelah ia tidak lagi menggunakan dot.
Namun, bila penggunaan dot bayi terus berlanjut sampai usia anak lebih dari 2 tahun, risiko terjadinya masalah gigi semakin meningkat dan akan sulit dihilangkan.
Mulai Kurangi Minum Kopi Kalau Tak Ingin Alami Penyusutan Otak Dini
Jika Anda memutuskan untuk memberikan dot bayi kepada Si Kecil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
7 Jenis Makanan Yang Harus Dihindari Untuk Cegah Rambut Rontok
Meski penggunaan dot bisa membantu Anda, jangan jadikan dot sebagai upaya awal untuk menenangkan bayi. Sebaiknya cobalah dulu solusi lainnya, yaitu dengan mengubah posisi bayi atau menimangnya.
Selain itu, hindari memberikan dot bayi saat mendekati waktu menyusu. Untuk mencegah ketergantungan, hentikan memberikan Si Kecil dot sebelum usianya 1 tahun.
Orang tua mungkin khawatir bila bayi akan ketergantungan untuk menggunakan dot. Namun, perlu diketahui bahwa melepas kebiasaan dot umumnya lebih mudah dibandingkan menghilangkan kebiasaan mengisap jari tangan. (*)
—–
Yuk Join Medsos Batambanget
Like Fanpage Facebook: batam banget
Add Official Line:@batambanget
Follow Twitter: @batambanget
Instagram: @batambanget
Babaners, nyebrang ke Singapura sekarang nggak perlu ribet. Semua sudah kami siapkan supaya kamu tinggal…
Babaners memasuki awal tahun 2026, aktivitas perjalanan laut dari dan menuju Batam kembali meningkat. Kapal…
Babaners, kalau tujuanmu ke Batam cuma satu yaitu besok paginya harus naik ferry dari Pelabuhan…
Babaners, Yello Hotel Harbour Bay Batam memperkenalkan konsep Intimate Wedding bagi pasangan yang mendambakan momen…
Bababers, Accor grup menghadirkan brand Grand Mercure di Batam melalui pembukaan Grand Mercure Batam Centre,…
Babaners, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 dan Tri menghadirkan berbagai solusi…